RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Saluran irigasi Tik Kuning yang ada di Desa Perbo Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara, jebol. Akibatnya lebih dari 50 hektare area persawahan yang tersebar di enam desa di Kecamatan Kerkap terancam gagal panen. Yakni Desa Perbo, Desa Salam Harjo, Desa Kedu Baru, Lubuk Durian, Desa Serumbung dan Desa Magelang.
Bhabinkamtibmas Kecamatan Kerkap, E Nadeak ketika dikonfirmasi hal tersebut, membenarkan kejadian ini. Dalam penianjauannya di lokasi mengatakan, saluran irigasi ini jebol pasca hujan deras yang terjadi sejak Jumat (29/6). Saat itu, kondisi sungai meluap sehingga bangunan tidak kuat menahan terjangan air dan akhirnya jebol.
” Kami sudah mengecek jebolnya irigasi ini, dan sudah langsung dikoordinasikan kepada pihak desa dan pihak Kecamatan setempat,” ujarnya.
Menurut dia, kalau tidak segera ditanggulangi oleh pemerintah daerah ataupun dari dinas terkait, bisa dipastikan puluhan hektare sawah bisa gagal panen. Sebab saat ini petani sedang masuk musim tanam.
” Ini akan berakibat buruk bagi petani setempat, harapan masyarakat yang berhasil ia tampung pemerintah harus segera mengambil tindakan,” imbuhnya.
Disisi lain, Kepala BPBD BU Made Astawa tidak menampik kejadian ini, pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi dan saat ini tengah dilakukan peninjauan yang akan langsung dilaporkan kepada Bupati BU. Untuk tindakan yang akan diambil belum ada, diakui Made pihaknya masih akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas terkait serta atasan tertingginya.
” Kami belum bisa mengambil tindakan apapun, sebelum adanya intruksi dari pak Bupati dengan pihak dinas terkait,” tandasnya.
Laporan : Redaksi

